Author: Opi Anggoro
•1:51:00 PM
kalo ada yang bilang aku mementingkan diriku sendiri
ada yang bilang aku mikirin diriku sendiri
itu semua emang bener
karena siapa lagi yang akan mempedulikan diriku kalo bukan aku sendiri
Author: Opi Anggoro
•7:13:00 PM
bukan aku
bukan kamu
bukan pula waktu
ataupun keadaan
aku juga tak tahu
siapa yang bersalah dalam hal ini
jadi...
kurasa lebih baik bila kita tak menyalahkan siapapun
karena tak ada gunanya
tak akan merubah keadaan
ataupun mengembalikan waktu
aku masih belajar untuk mengerti
dan kuharap kau pun begitu...
Author: Opi Anggoro
•6:39:00 AM
waktu mempermainkanku
mempermainkan hati dan perasaanku
tanpa ia pernah bertanya apa aku siap dengan permainannya
waktu juga merampas semuanya
merampas hatimu
tanpa menyisakan sedikitpun untukku
apa ia tahu hatiku bukan dari batu
hatiku rapuh, serapuh sepatu kaca
yang bisa pecah kapan saja
tapi...
waktu juga teman terbaikku
ia penawar terampuh ketika ku teracuni cintamu
cinta yang membuatku gila
Author: Opi Anggoro
•9:03:00 AM
hatiku pernah terluka
itu dulu...
ketika aku belum mengenal cinta,
padahal hingga detik ini aku juga tak tau apa itu cinta
luka karena cinta benar-benar perih rasanya
luka yang perlu waktu bertahun-tahun untuk menyembuhkannya
dan kini... hatiku kembali terluka
oleh cinta yang sama
air mata yang jatuh menjadi garam yang semakin membuatnya menganga
bodohnya aku...
membuang-buang waktu hanya untuk membuat luka baru
atau...
sebenarnya ini luka lama yang kembali terbuka?
hanya waktu... waktu... dan waktu...
yang bisa menyembuhkannya
semoga...
Author: Opi Anggoro
•8:49:00 AM
bolehkah aku berbicara cinta?
padahal aku sendiri pun tak tahu apa maknanya
sebuah kata dengan berjuta makna
cinta...
kenapa rasanya sesakit ini?
hanya untuk sebuah cinta
hatiku menjadi taruhannya
dan aku... tak rela...
Author: Opi Anggoro
•10:56:00 PM
setiap orang punya masa lalu...
ada yang indah, ada pula yang buruk...
dan aku adalah salah satunya...
aku ingin melupakan masa laluku yang buruk itu...
tapi apa orang2 yang terlibat di sana juga akan melupakannya?
sehingga kelak tak ada lagi yang mengingatkanku dengan masa laluku yang buruk itu...
Author: Opi Anggoro
•9:55:00 AM
hujan turun...
setetes demi setetes membasahi bumi.
perlahan-lahan menciptakan genangan kemudian menjadi sungai.
hujan...
saat rintik-rintiknya mulai turun membasahi wajahku
aku kembali mengingatmu...
biarlah...
hanya untuk kali ini saja
saat rintik-rintik hujan membasahi wajahku